Displaying 1-6 of 6 results.
Moderator SEC posted on Mar 3, 2015 4:47 PM

Ada beberapa forum yang harus di ketahun dalam memberikan postingan di forum SEC.

  1. Tidak bersinggungan dengan hal-hal yang berbau SARA, menjelekan bisnis orang lain
  2. Sebaiknya Topik Diskusi untuk satu topik diskusi yang ada, dan tidak membuat topik diskusi baru pada kolom respon. Pilih kategori yang tersedia untuk topik diskusi.
  3. Berdiskusilah dalam suasana sikap dewasa, saling menghargai dan tidak menyerang pribadi-pribadi. Perbedaan pendapat adalah sebuah kewajaran. Gunakanlah forum sebagai wacana pencerdasan wawasan. Hindari informasi yang bersifat meragukan ataupun hal-hal terkesan fitnah belaka.
  4. Kami berhak melakukan penghapusan Topik diskusi ataupun respon yang ada tanpa penjelasan jika terlihat topik diskusi yang ada bertentangan dengan aturan dan etika forum yang ada.
  5. Kami berhak memblokir member ID yang secara nyata mengganggu suasana diskusi yang ada.

Apapun boleh diomongkan dan diperdebatkan disini, asal topiknya berbau bisnis dan dunia usaha. Sebaiknya Anda berusaha melihat arsip lama sebelum membuat topik diskusi yang baru guna menghindarkan postingan yang sama. Jika memang yang Anda inginkan tidak ada, silahkan buat topik diskusi yang baru.

Terimakasih, Hormat kami SEC CUSAWIRAN.

 

0dibalas
10653dilihat
balasan terakhir dari Moderator SECnext  ·  March 3, 2015 4:47 PM
FX Andi posted on Mar 10, 2015 10:43 PM

PENGHASILAN DARI HALAMAN RUMAH? BISA!!!

Oleh :

SUGENG KURNIADI

Pengantar

Rumah secara umum dapat diartikan sebagai bangunan yang dipergunakan sebagai tempat tinggal. Dalam arti khusus, rumah mengacu pada konsep-konsep sosial-kemasyarakatan yang terjalin di dalam bangunan tempat tinggal.

Pengantar

Fungsi rumah

adalah untuk aktivitas keluarga, beristirahat dan bersosialisasi dengan teman/ warga lingkungan.

 

Aspek yang dibutuhkan :

indah, bersih, tenang, aman dan nyaman.

Pengantar

Melihat definisi Rumah tersebut mengesankan, bahwa rumah sama dengan biaya dan tidak produktif/ tidak menghasilkan.

 

Pertanyaannya kapan rumah itu dapat menjadi produktif/ menghasilkan atau dengan kata lain rumah itu mampu membiayai dirinya sendiri?

 

Apalagi rumah itu masih kredit????

  Bagaimana rumah bisa membayar angsurannya sendiri?

 

Pengantar

 

 

Jawabnya hanya satu:

 

  Rumah harus Produktif, mendatangkan penghasilan!!!

Gagasan Usaha di rumah

Kos-kosan

Bisnis on line ( banyak produk) yang dapat dipasarkan dalam rumah

Menggunakan spasi garasi sebagai bursa barang second, toko klontong, depo air minum, jual pulsa, laundry atau bahkan menjadi warung

Ide yang baru mulai marak Rumah menjadi    P a s a r : sayur, buah-2 an, daging, ikan dsb.

Kalo lahan depan atau samping agak luas bisa menjadi food court, kita ambil minuman

Atau membuka cucian motor/ mobil

Atau Seperti Saya:

Memanfaatkan Rumah sudut menjadi Sentra PKL

Triknya :

Membuat tempat kita ramai didatangi pengunjung.

vMembuka Warung Bola
vMenata lahan samping Warung sbg lahan parkir
vPrinsipnya memindahkan keramaian

Triknya :

Mengisi PKL di Lahan Parkir.

vTrial dulu 1 pedagang yg strategis (layak jual)
vSelektif Terima Pedagang
vDagangan Tdk boleh sama
vJangan buka dagangan sendiri

Triknya :

Menciptakan Pasar:

 

vMengatur Pedagang mepet dg Bahu jalan--- macet
vPenjualan melalui Proses Pembuatan di tempat--- macet
vKonsep Beli-Pulang
vSetelah macet
2dibalas
1586dilihat
balasan terakhir dari Andreas Andik Purwantonext  ·  April 14, 2015 3:18 PM
FX Andi posted on Mar 9, 2015 6:38 AM

1.Uang... Uang dan Uanggg...!!!

Tanda bahwa Anda memiliki mentalitas miskin ini di kepala Anda adalah bila Anda tidak berhenti berpikir tentang uang, uang, uang, uang dan uang.

Mari saya tanya, "Apa yang Anda pikirkan tentang uang? Kapan Anda berpikir tentang uang? Apakah Anda sering cemas karena tidak punya cukup uang, atau bertanya-tanya berapa yang bisa Anda dapatkan? Pernahkah Anda berpikir tentang apa alasan Anda menginginkan uang, dan kemungkinan bahwa Anda bisa saja mendapatkan semua itu walau tanpa uang? Apakah Anda merasa harus selalu punya uang?"

Apakah Anda merasa iri bila ada orang yang mendapatkan uang lebih banyak dari Anda, "Kok dia bisa dapat uang lebih banyak dari saya, ya? Kok gajinya lebih besar ya?" Dan ungkapan cemburu serupa, walau tidak diucapkan dengan mulut.

Banyak orang yang miskin atau bermental miskin yang menghabiskan waktu dan energi mereka dengan memikirkan tentang uang, atau lebih tepatnya, memikirkan fakta bahwa mereka tidak punya (cukup) uang.

  • Aku lagi gak punya uang nih ... ,
  • Kapan aku punya uang banyak ya... ,
  • Kalau aku punya uang ... ,
  • Nanti kalau aku punya uang ... ,
  • Seandainya aku punya uang ... ,
  • Bagaimana ya caranya aku dapat uang ... ,
  • Berapa keuntungan yang aku dapat ... ,
  • Pekerjaan itu, berapa ya gajinya ... ,
  • Bagaimana melipat gandakan uang yang sudah aku punya ya ... ,
  • Usaha apa yang paling bisa menghasilkan uang ya ... ,
  • 0dibalas
    1287dilihat
    balasan terakhir dari FX Andinext  ·  March 9, 2015 6:38 AM
FX Andi posted on Mar 6, 2015 8:01 AM

Bebas finansial?!! Siapa yang tidak mau. Tidak sedikit dari kita yang berpendapat bahwa kebebasan finansial berarti tidak lagi mengkhawatirkan mengenai uang karena penghasilan kita sudah memenuhi seluruh kebutuhan dan keinginan kita.Beberapa artikel menyiratkan bahwa bebas finansial berarti mampu mengelola uang, dan inti dari pengelolaan uang adalah kesadaran dalam penentuan kebutuhan serta keinginan. Orang yang mampu melakukan pengelolaan keuangan adalah mereka yang memahami betul aturan dasar dalam pengelolaan keuangan.

Aturan dasar pertama dalam mengelola keuangan adalah penentuan tujuan keuangan secara spesifik. Salah satu faktor kegagalan dalam mengelola keuangan adalah penentuan tujuan yang samar dan tidak melakukan tindakan apapun. Satu keputusan kecil yang kita ambil akan memberikan dampak nyata terhadap kondisi keuangan, yang tentunya sangat memperngaruhi kehidupan kita dalam periode tertentu. Dalam mengelola keuangan penting untuk menjaga “keterbukaan pemikiran”serta teguh berpegang pada penetapan tujuan keuangan. Sama seperti program penurunan berat badan, kita harus merubah pola makan untuk mencapai berat badan tertentu demikian pula dengan mengelola keuangan. Kita harus tentukan tujuan keuangan dan rencana pencapaiannya  serta kontrol untuk memastikan program pengelolaan keuangan telah berjalan sesuai dengan yang kita rencanakan.

Salah satu contoh penetapan tujuan dalam pengelolaan keuangan adalah rencana pensiun atau pensiun dini.  Cobalah untuk menjaga tujuan dan harapan finansial yang realistis sehingga akan memudahkan kita dalam melaksanakan serta mengindarkan kita dari rasa frustasi dalam mengejar tujuan tersebut. Kami sajikan contoh mengelola keuangan untuk dana pensiun.

Dalam mengelola dana pensiun terdapat

0dibalas
1385dilihat
balasan terakhir dari FX Andinext  ·  March 6, 2015 8:01 AM
Rofi'i posted on Mar 5, 2015 10:52 AM
Komitmen dan Konsistensi penerapan Tata kelola Perusahaan yang baik (GCG)

Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik merupakan pondasi bagi terbentuknya sistem, struktur, dan kultur perusahaan yang adaptif terhadap perubahan lingkungan bisnis yang semakin kompetitif serta mampu membangun sistem pengendalian internal dan manajemen risiko yang handal. Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik diyakini mampu memperkuat posisi daya saing perusahaan, mengelola sumber daya dan risiko secara lebih efisien dan efektif, meningkatkan corporate value dan kepercayaan investor, serta daya saing perusahaan secara berkesinambungan.

Untuk mencapai tujuan di atas, tidak ada lain kecuali komitmen yang tinggi untuk mengimplementasikan prinsip-prinsip GCG pada semua organ dan jenjang organisasi secara terencana, terarah, dan terukur sedemikian rupa sehingga penerapan GCG dapat berlangsung secara konsisten dan sesuai dengan praktik-praktik terbaik penerapan GCG. 

Untuk itu WIKA dengan dukungan seluruh elemen keorganisasian mulai dari RUPS, Dewan Komisaris, Direksi, hingga Karyawan, senantiasa berkomitmen untuk terus membangun sistem, struktur, dan kultur manajemen dan organisasi yang berbasis pada nilai-nilai keterbukaan, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kesetaraan/ keadilan. 

Penerapan prinsip-prinsip GCG tercermin pada hal-hal berikut:

  1. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris dan Direksi
  2. Pembentukan Komite-komite yang membantu peran pengawasan Dewan Komisaris
  3. Keterbukaan informasi secara penuh sesuai dengan ketentuan sebagai Perusahaan Publik dan Perusahaan Tercatat
  4. Penerapan Manajemen Risiko dan Pengendalian Internal
  5. Sosialisasi GCG secara berkelanjutan
  6. Assesment penerapan GCG sebagai sarana untuk mengetahui kinerja dan peningkatan implementasi GCG
  7. Dan berbagai aktivitas lain yang
0dibalas
1703dilihat
balasan terakhir dari Rofi'inext  ·  March 5, 2015 10:52 AM
Moderator SEC posted on Mar 4, 2015 5:27 PM

Mungkin Anda sudah tahu dan paham bagaimana cara mengatur keuangan perusahaan Anda sendiri. Banyak cara dan tehniknya, Anda bisa mendapatkannya di buku-buku panduan atau langsung tanya pada orang yang berkompeten.

Disini saya, sebagai pemula hanya ingin share saja berdasar yang saya alami. Jadi, bagi yang sudah berpengalaman mohon koreksi dan bimbingannya.

Ada semacam pandangan, bahwa lebih mudah mengatur keuangan untuk usaha yang sudah lancar daripada mengatur keuangan usaha yang seret. Menurut mereka kalau usaha sepi, keuangan apa yang akan di manage? Bagaimana caranya?

Disinilah tantangan kita, bagaimana kita membuat usaha menjadi lancar dan berkembang dengan mengatur keuangan sebaik mungkin. Apa bisa? berdasar yang saya alami, InsyaAllah pasti bisa. Usaha Anda sedikit demi sedikit akan mengalami kemajuan. Tentu saja Anda juga harus gencar melakukan promosi dan meningkatkan kualitas pelayanan.

Lalu apa saja yang harus dilakukan dalam mengatur keuangan usaha kecil ini? Berikut ini beberapa pointnya:

1. Gaji diri Anda sendiri
Jika Anda adalah pemilik sekaligus pekerja dalam usaha Anda sendiri, beri upah/gaji diri Anda sendiri. Besarnya adalah 10% dari omset. Jika Anda mempunyai karyawan maka total gaji

0dibalas
1367dilihat
balasan terakhir dari Moderator SECnext  ·  March 4, 2015 5:27 PM
Statistik Pengunjung